Nice Home Work #2

Bismillahirrahmanirrahiim,

Setelah mempelajari tentang Adab Mencari Ilmu di minggu pertama, maka di minggu kedua ini kami di kelas matrikulasi mendapat ilmu pertama yang bertajuk “Menjadi Ibu Profesional Kebanggaan Keluarga”.

Masyaa Allah, membaca judulnya saja hati sudah bergetar. Siapa yang tidak ingin menjadi ibu profesional yang membanggakan? Dengan cara apa kita sebagai wanita bisa mewujudkannya?

Tidak akan mungkin sesuatu yang profesional bisa diraih dengan instan. Tidak akan bisa sesuatu yang apik diraih tanpa ada jerih serta letih.
Namun…
Tidak akan letih kita berusaha bila hati penuh kasih

Kasih sayang kita sebagai seorang ibu, sebagai seorang istri.. sehingga label bunda sayang meresap.
Bila bunda sudah sayang selayaknya segala hal akan dilakukan demi yang disayang… sehingga label bunda cekatan melekat.
Ketika bunda sudah cekatan maka kecenderungan akan menjadi lebih produktif.
Dan ketika bunda produktif membutuhkan eksistensi, maka kecenderungannya akan berbagi. Berbagi dan bermanfaat bagi sesama menjadikan bunda tersebut sholehah. Sempurna. Membanggakan.

Institut Ibu Profesional mendorong dan mendukung kita sebagai wanita menapaki tahapan-tahapan tersebut di atas dengan apiknya. Untuk langkah awal, kita dilatih untuk mengenali kriteria profesional menurut kita sendiri dan menuliskannya dalam beberapa indikator terbagi. Terbagi sesuai peran dasar wanita, yaitu sebagai INDIVIDU, ISTRI, dan IBU. Begitulah bunyi perintah dalam ikatan NHW ke dua.

PhotoGrid_1495817094610.jpg

Bukan mudah membuatnya, saya membutuhkan waktu-waktu perenungan yang lama. Bertanya kepada diri sendiri, suami, dan anak bagaimanakah saya yang baik dalam sudut pandang mereka.

Agar lebih mudah dipahami dan saya ingat sendiri maka CHECKLIST INDIKATOR PROFESIONALISME PEREMPUAN
a. Sebagai individu
b. Sebagai istri
c. Sebagai ibu
saya tuliskan dalam tabel. Tentunya tidak ada salah pun benar namun dilaksanakan atau hanya jadi pajangan.

Pedoman membuat Indikator disingkat menjadi SMART yaitu:
– SPECIFIK (unik/detil)
– MEASURABLE (terukur, contoh: dalam 1 bulan, 4 kali sharing hasil belajar)
– ACHIEVABLE (bisa diraih, tidak terlalu susah dan tidak terlalu mudah)
– REALISTIC (Berhubungan dengan kondisi kehidupan sehari-hari)
– TIMEBOND ( Berikan batas waktu)

2017-05-26 17.51.12.jpg

2017-05-26 17.45.15

2017-05-26 17.50.33.jpg

2017-05-26 17.49.54.jpg

Semoga Allah SWT senantiasa membimbing sehingga membuat diri ini mau dan mampu menepatinya. Aamiin.

Source:
Materi NHW#2 MIIP batch #4

Note: Pelaksanaan checklist dimulai per 1 Juni 2017

Advertisements