(tanpa judul)

Ruangan ukuran kira-kira 2,5 x 3 meter itu terasa sesak dengan 3 orang yang bertugas ditambah seorang koass ilmu kesehatan masyarakat. Ruangan itu berfungsi sebagai apotek puskesmas. Ada 1 meja yang dibuka dari sebuah rak almari obat. Ini adalah satu-satunya rak yang terbuat dari kayu dan menjadi center karena letaknya di tengah ruangan memanjang ini. … More (tanpa judul)

Mendadak jadi Duta

Aku masih mengantuk saat turun di bandara Melbourne setelah terbang selama 5,5 jam dari Denpasar. Kulirik arlojiku yang sudah kusetel waktu setempat di pesawat tadi menunjukkan pukul 04.15 am. Meskipun sudah pagi jam biologisku masih empat jam di belakang. Seharusnya aku masih berada di tempat tidur. Kurapatkan jaket tebalku dan mengambil posisi sedekap seraya setengah … More Mendadak jadi Duta

Pantang Berdiam

Cendhika. Iseng kuketik nama itu di search engine yang terpampang di layar laptopku. Maka keluarlah berbagai link yang menghubungkan dengan kata kunci yang kuketik, mulai dari website pribadi, twitter, facebook, youtube, behance.net, blogspot, fotolia, instagram, iPhonegram, foursquare, flickr, 500px, dan masih banyak lagi. Aku tersenyum. Rasanya dalam tiap sosial media atau media publikasi lain namanya … More Pantang Berdiam

Pernahkah kau merasa…

Pernahkah kau merasa…begitu mengharapkan dan mencintai hingga yakin akan bisa memiliki? Pernahkah kau merasa…ia yang kau cinta akan menjadi yang terakhir diantara sekian pengkhianatan cinta? Pernahkah kau merasa…ia takkan pergi dan rela berkorban apapun untukmu?Dan nyatanya… Tak pernah nyata?Harapankah yang terlalu besar?Tuntutankah keniscayaannya? Ia pergi dengan sisa cinta dan memasrahkan semua begitu saja… Pernahkah kau … More Pernahkah kau merasa…

Di ujung penantian..

mulai meraba sisi terdalam sebuah rasa… kutemui firasat… pahit yang akan kutelan. bias-bias harapan mulai sirna… tergantikan isakan tangis tak bertuan… dan rindu yang tiada kesampaian, serpihan kenangan yang buyar dalam kehampaan..   rasa ini sama seperti sebelum-sebelumnya… sebelum aku kehilangan, sebelum kesedihan itu menjadi nyata… dan menjadi mimpi buruk berikutnya   di ujung penantian… … More Di ujung penantian..

Mencintai apa adanya..

“Jika sekarang Anda memiliki seorang yang sangat dicintai, ingatlah selalu kebaikannya, sayangilah segalanya, agar segala perasaan yang  indah menjadi nyata.” Tahun itu dia mendadak muncul, Xiao Cien namanya. Tampangnya tidak  seberapa. Di bawah dukungan teman sekamar, dengan memaksakan diri aku  bersahabat dengan dia. Secara perlahan, aku mendapati bahwa dia  adalah orang yang penuh pengertian dan … More Mencintai apa adanya..

Cinta Itu Telah Teruji

“ Yuan” “ Anto” Kami pun bersalaman erat. Saat itu hujan turun cukup deras. Perkenalanku dengan Anto,  cowok yang belum pernah aku kenal itu,  menghangatkan suasana. “ Namamu kayak cowok ya? Y-U-A-N. lengkapnya siapa?” “ Idih… baru kenal mau tahu aja. Apalah arti sebuah nama.” “Ada!Kalau namamu cikrak apa kamu gak malu? Atau… cempluk…atau… ha…ha…ha…” … More Cinta Itu Telah Teruji

Dengar Kisahku

Jika hati serupa kertas, maka aku kan menulis kisah di atasnya Jika fikir serupa recorder, aku kan merekam cerita di dalamnya Aku kan berkisah bahwa hidup ini indah bahwa hidup kadang susah Tapi hikmah selalu ada, terasa sangat ketika tak mampu lagi mulut berucap tak mampu lagi tangis terhenti tak kuasa lagi raga berbuat namun … More Dengar Kisahku