Catatan Buku Anak Juga Manusia (5)

Note with addition,
JIKA ANAK JATUH CINTA
@anakjugamanusia

Eits… jangan berpikir aneh-aneh dulu yaa masalah jatuh cinta… ♡♡ ini bukan cinta ala cabe cabean, its more than that…

Kenapa kita rela melakukan sesuatu secara rutin bin konsisten? Karena kita suka, kita cinta bukan? Lihat saja orang yang lagi kasmaran pasti relaaa banget konsisten ngapel, nelfon, sms, bbm kadang pun sekedar tanya kabar).

Nah, begitu juga dengan anak kita. Anak belum bisa sadar mengerjakan sesuatu dengan fokus agak lama. Ingat, DUNIA ANAK ADALAH DUNIA BERMAIN. Kenapa? Karena bermain adalah hal enak yang bisa anak lakukan. Makanya mereka cinta bermain. Kecintaan anak adalah peluang dan kesempatan untuk bermain. Maka, kalau meminta anak mengerjakan sesuatu yang ia tidak suka tambahkan sentuhan permainan agar ia suka dan rela melakukan. Contoh: anak mana yang gampang disuruh mandi? Coba minta dia main air atau mandikan mainannya pasti ada daya tarik. Anak mana yang tidak ada fase tidak mau makan? Ajak cerita tentang menyayangi tubuh pasti dia akan rela makan karena sayang tubuhnya dan tak ingin sakit.

Tapi ingat, harus tanpa paksaan dan emosi. Mintalah dengan penuh kasih. (Ssssttt anak bisa merasakan emosi kita lho).Tak melulu sekali coba pasti berhasil. Kalau ingin anak kreatif orangtuanya konon harus lebih kreatif lagi. Betul atau betul?

Mendorong rasa cinta terhadap apa yang mereka kerjakan akan sangat berguna bagi mereka saat dewasa.

Ada 3 tipe dorongan mengapa seseorang melakukan sesuatu dan mau berubah dalam hidupnya.
1. Pain/sakit: seseorang dalam kondisi ini bisa memutuskan untuk bergerak dan berubah. Namun, saat keadaan sudah berubah ia sudah merasa nyaman dan tidak ada yang perlu dibuktikan lagi sehingga ia berhenti.
2. Pleasure/senang: iming-iming (harta, reward) juga dapat membuat seseorang bergerak. Namun, saat ia menemui kesulitan beberapa kali ia cenderung berhenti. Juga apabila reward sudah didapat. Tak ada kerelaan untuk tetap bergerak. Stop begitu saja.
3. Love/cinta: seseorang mau bergerak karena dorongan rasa cinta. Maka, ia tidak peduli mau susah atau senang ia akan terus bergerak dan berbagi untuk kemuliaan kehidupan.

Jika kita memenuhi hidup anak kita dengan cinta-kasih-sayang maka ia punya stok cinta kasih yang banyak untuk dibagi dalam kehidupan ini. Niscaya hidup akan damai sejahtera selalu. Masyaa Allah.

Karena hati tidak mudah ditebak, ada baiknya kita pandai menyatakan maksud hati kita
Kita semua sayang dan cinta pada anak kita, maka katakan padanya, “Aku sayang kamu,” atau “I love you,” atau “Ayah/Ibu sayang deh sama kakak/adik/sebut nama,”
Katakan dengan tulus bahkan di saat tak perlu sekalipun.
Anak akan belajar dari orangtuanya, jadi kita semua adalah guru bagi anak-anak kita
Biarkan mereka belajar dari kita, belajar mengungkapkan rasa cinta dan sayang, yang akan mereka gunakan kepada anak mereka kelak

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s