Resume: Tentang Kamu

Seperti biasa, cerita Tere Liye berkonsep sederhana. Berlatar kehidupan sehari-hari yang sarat makna, pesan dan polesan sejarah. Mulai dari sejarah bangsa macam kapal laut yang pernah berlayar di Sumbawa milik Belanda, PKI, peristiwa malari (malapetaka 15 Januari), dll yang lebih sederhana lagi. Bahkan dari buku inilah aku tahu dari mana sejarah istilah pedagang kaki lima juga asal muasal nama mobil kijang (kerjasama Indonesia Jepang).

Kali ini, kita diajak ke pulau Bungin, pulau terpadat di dunia yang berada di Indonesia, tepatnya di Sumbawa, NTB. Kemudian ke Surakarta, berlatar belakang pesantren yang sarat hubungan dengan peristiwa pemberontakan PKI serta menyisipkan dendam pribadi. Beralih lagi kita ke ibukota Jakarta dari kisah jualan dipanggul, gerobak dorong, bisnis sewa mobil, hingga pabrik sabun. Dari keuntungan tipis, merugi, hingga bisa menanamkan saham 1% ke bursa internasional. Dan akhirnya kita menuju London dan berakhir di Paris.

Ialah Sri Ningsih, tokoh utama dalam novel, yang membawa kita berkeliling dan serasa turut merasakan deretan duka, kehilangan serta kegagalannya hingga tutup usia. Tapi, dia meninggalkan kenangan indah serta berharga bagi siapa-siapa yang ia pernah dekat. Apalagi kalau bukan keuntungan dari saham 1% yang ia tanam sedari dulu.

Pelajaran terpenting yang kupetik adalah: dari 1000 kegagalan, bangkitlah 1001 kali.  Itu maknanya kita harus benar-benar sabar. Kesabaran yang dimaksud itu tanpa batas. Sabar yang benar-benar sabar. Seperti saat Sri Ningsih diperlakukan kasar oleh ibu tirinya sampai bertahun-tahun namun ia tetap berbakti bahkan berusaha menyelamatkan saat sang ibu terjebak kobaran api. Atau saat ia dikhianati salah seorang sahabatnya, bahkan saat usaha yang ia rintis berkali-kali gulung tikar, pun saat janin dalam kandungannya 2x meninggal disusul kemudian oleh suaminya. Namun ia tetap berdiri tegar. Begitulah sabar, tanpa tepi dan tanpa dendam. Istilah kata, tidak dimasukkan dalam hati. Subhanallah. Andainya kita semua bisa memiliki hati sebersih Sri Ningsih.

♡♡♡Quotes:::♡♡♡
1.  Juz 1: Selemah apapun fisik seseorang, semiskin apapun dia, sekali di hatinya punya rasa sabar, dunia tidak bisa menyakitinya.
2. Juz 2: …betapa keserakahan bisa mengubah orang lain menjadi lebih dari hewan buas.
3. Juz 3: jika kita gagal 1000x, maka pastikan kita bangkit 1001x
4. Jadilah seperti lilin, yang tidak pernah menyesal saat nyala api membakar. Jadilah seperti air yang mengalir sabar. Jangan pernah takut memulai hal baru
5. Juz 4: terimakasih untuk kesempatan mengenalmu, itu adalah salah satu anugerah terbesar hidupku. Cinta memang tidak perlu ditemukan, cintalah yang akan menemukan kita.
Nasehat kama itu benar sekali, aku tidak akan pernah menangis karena sesuatu telah berakhir, tapi aku akan tersenyum karena sesuatu itu pernah terjadi.
Masa lalu, rasa sakit, masa depan, mimpi-mimpi. Semua akan berlalu seperti sungai yang mengalir. Maka biarlah hidupku mengalir seperti sungai kehidupan.
6. Juz 5: … hakikat kehidupan. Memeluk rasa sakit. Dulu. Sekarang. Esok lusa…

Simple tapi dalam sekali makna yang bisa kita resapi. Sungguh. Andai hati kita bisa sebersih Sri Ningsih pasti negeri ini juga senantiasa “bersih”. Namun.. takdir bukan selalu berjalan mulus dan rapih.

PhotoGrid_1477803204566.jpg《《《abaikan popcorn dan minumnya😥》》》

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: