Sabtu Minggu Sekejap Lalu

Di sini, hari-hariku selalu penuh harapan, harapan untuk segera bertemu sabtu-minggu. Dan kala sabtu-minggu datang berharap agar jangan lekas lalu.
Senin sampai Jumat adalah hari penuh. Penuh aktivitas harian rumah tangga lazimnya.

Di sana, hari-harimu selalu penuh harapan untuk segera bertemu sabtu-minggu. Dan kala sabtu-minggu datang berharap agar jangan lekas lalu.
Senin sampai Jumat adalah hari penuh. Penuh aktivitas kantor dengan segala penat di raga dan jiwa.

Aku berharap di hari liburmu dua hari kamu mengajakku melihat dunia luar. Tidak melulu di dalam kamar. Sedang kamu berharap di hari liburmu dua hari kamu bisa tinggal di rumah dan merebahkan badan. Tidak melulu melihat kemacetan ibukota dan “tua” di jalan.

Nyatanya, kamu selalu dan selalu mengalah. Menurutiku melihat dunia. Meski ragamu lelah meski jiwamu penat. Tetap bersabar mengurai kemacetan jalan sembari mendengar sungutanku dan si nona.PhotoGrid_1464653351820.jpg

Sabtu minggu, kuharap kamu tidak berlalu sekejap itu….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: