Pakaian Dinas Persit

Dari beberapa kali saya amati, search terms masuk ke blog saya ini seringkali berkaitan dengan baju atau pakaian seragam Persit. Ya, apa salahnya saya jelaskan secara terpisah meski di artikel berjudul “Buku Panduan Menghadap” sudah dijelaskan bahwa pakaian Persit ada PSK/BSK (Pakaian/Baju Seragam Kerja) ini ada yang khusus hamil juga, PSL/BSL (Pakaian/Baju Seragam Lapangan), PSU (Pakaian Seragam Upacara) yang berbentuk jas sebagai rangkap luar PSK, dan PSR (Pakaian Seragam Resmi).

♡PSK digunakan saat ada pertemuan anggota, rapat pengurus, anjangsana, kunjungan kerja, mendampingi suami korp raport pindah satuan, menghadiri acara organisasi wanita lainnya, dan kegiatan lain yang menuntut kita bereksistensi sebagai anggota Persit KCK

2016-08-07 12.00.41.jpg

2016-06-25 16.35.592016-06-25 16.35.06.jpg

♡PSL dikenakan saat melaksanakan kegiatan kunjungan lapangan atau hal-hal yang menyulitkan bila kita menggunakan PSK dengan rok (situasional, pertimbangan ketua organisasi).

2016-06-25 16.33.43

*untuk yang berjilbab menambahkan panjang lengan dan jilbab syal seperti PSK*

♡PSU dikenakan saat ada upacara serah terima jabatan dan upacara lainnya termasuk saat ada giat ziarah ke makam pahlawan bahkan bisa digunakan saat peringatan HUT Persit (situasional).

2016-06-25 16.36.33

♡PSR hanya digunakan sekali setahun yaitu saat menghadiri peringatan HUT Persit tanggal 3 April. Itupun bila tidak digantikan perannya oleh PSU.

2016-06-25 16.38.00

 

Setiap pakaian Persit dilengkapi dengan lencana (sekarang wajib lencana timbul), jilbab syal bagi yang muslim, tas hitam–untuk PSR ukuran lebih kecil (sekarang boleh bebas asal sederhana kecuali yang baru menghadap harus bentuk yang seragam), sepatu wedges non croco, selop untuk melengkapi pakaian PSR (yang berjilbab sebaiknya selop tertutup sedangkan yang tidak berjilbab memakai selop terbuka). Untuk kain yang digunakan seragam pun bervariasi. Dari aldo, sritex, semiwool, dan wool. Untuk warna yang lebih awet dan tidak terlalu panas gunakan bahan semiwool. Aldo dingin namun lekas pudar warnanya ketika disetrika. Wool dan sritex awet namun relatif panas. Ketersediaan pakaian jadi sekarang sudah banyak. Jaman saya menghadap masih jarang penjahit pakaian Persit jadi apalagi PSR. Sekarang mah gampang dan banyak. Harga jadi bervariasi. Minimal siapkan 300 ribu untuk 1 stel pakaian (lebih hemat daripada beli kain dan menjahitkan sendiri). Di foto-foto model sengaja saya tutup wajahnya biar ibu-ibu saya engga jadi artis… ehehe… pakaian yang digunakan berbahan aldo-semiwool.

Semoga gambaran ini membantu calon persit baru.

This slideshow requires JavaScript.

10 Comments (+add yours?)

  1. Tika
    Oct 11, 2016 @ 03:58:02

    Maaf mau tanya, rok panjang bagian belakang seperti apa? Apakah ada lipit seperti bagian depan atau polos hanya resleting aja?

    Reply

  2. ayuseite
    Oct 12, 2016 @ 22:36:35

    Modelnya sama saja dengan rok PSK yang pendek, Ibu, bisa dilihat di gambar… tanpa lipat di bagian belakang. ☺

    Reply

  3. aditpendengarcurhat
    Nov 18, 2016 @ 05:07:27

    Hii ka mau tanya dong

    Reply

    • ayuseite
      Nov 18, 2016 @ 06:45:36

      Silakan…

      Reply

      • aditpendengarcurhat
        Nov 18, 2016 @ 08:04:57

        Ketika kita sedang dalam masa paling terpuruk . Apakah kita hanya berdoa saja ? Berdoa agar masalah agat cepat selsai ? Atau apakah kita hanya berfikir menyatukan semua aspek hal yg pernah kita alami untuk bisa beranjak dari masa terpuruk ? Maaf jika pertanyaan saya agak sedikit curhat memang pada dasarnya saya membuat blog ingin mendapat arahan dari seseorang yg bisa menjadi motivator untuk saya . Tolong konfirmasi jawabnnya ya ka

      • ayuseite
        Nov 21, 2016 @ 15:46:26

        Halo adit… terimakasih sudah berkunjung ke blog saya dan meninggalkan komentar…
        Hmm.. sebelumnya, kita definisikan dulu “masa terpuruk” itu. Kalau menurut saya masa terpuruk bisa jadi akibat kegagalan yang bertubi. Terpuruk berarti putus asa. Betul? Sedangkan agama mana pun melarang untuk putus asa. Tentunya selain berdoa juga harus berusaha. Paling tidak berusaha bangkit dari keterpurukan. Hanya berfikir tentu tidak bisa bangkit bukan? Action action dan action. Kerahkan seluruh potensi yang kita miliki untuk bisa bangkit lagi.

      • aditpendengarcurhat
        Nov 21, 2016 @ 21:40:41

        Tapi ketika kita ingin bangkit dan berdoa dan berusaha tapi apa hasilnya selalu saja nihil mbak . Saya sempat berfikir kenapa tuhan tidak adil pada hidup saya

      • ayuseite
        Nov 22, 2016 @ 09:25:37

        Mengutip kalimat Tere Liye, ketika 1000 kali gagal maka pastikan 1001 kali berusaha bangkit. Bagaimana mungkin Tuhan tidak adil? Tuhan itu selalu adil. Kita saja yang seringkali tidak mengerti, kurang ikhlas dan bersyukur dalam menjalani skenario hidup Nya untuk kita.

      • Ersa
        Nov 19, 2016 @ 04:09:35

        Ka, klo qt bkin PSK apa perlu diksih furing? Tx.

      • ayuseite
        Nov 21, 2016 @ 15:39:50

        Furing itu sesuai selera… boleh diberi boleh tidak… ☺

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: