cerita menyapih

Sengaja aku tidak menyapih anakku, Aya,  sebelum 2 tahun karena saat usia 2 tahun lebih seminggu aku akan mengajaknya naik pesawat terbang, sebuah perjalanan yang tidak biasa baginya. Khawatir malah rewel di pesawat dan perjalanan lain yang menyertai untuk sampai ke tanah Jawa mengantar ayahnya sekolah Diklapa 2.

Kebetulan puasa Ramadhan saat berada di Jogjakarta, home base kami dalam menunggu ayahnya sekolah. Alhamdulillah juga Opa dan Uti nya (ortuku) bisa free 1 bulan. Akhirnya dengan dibantu pengalihan dari mereka, tepat 25 bulan atau 2 tahun lebih 1 bulan Aya sapih.

Seminggu pertama: meyakinkan aya bahwa “nyunyu” (sebutan Aya utk menyusu) utk adek, rasanya sdh tdk enak, pahit dan tinggal sedikit jadi Aya pasti krg puas… membuat perjanjian berhenti nyunyu sesuai kesiapan kami (saat itu kami sepakati 1 bulan lepas) diberi penyaluran susu UHT Vidoran kids coklat kesukaannya yg biasanya cm 2-3x sehari jadi 4x sehari kotak 115cc. Kegiatan nyunyu hanya utk pengantar tidur siang dan malam.

Seminggu kedua: pembatasan nyunyu hanya di malam hari sambil terus mendengungkan kesepakatan proses sapih yang sudah kujadwal dalam tempo 1 bulan.. siang pengantar tdrnya dengan melihat video di tablet Opa.

Seminggu ketiga dan keempat: tidak nyunyu sama sekali tapi sesekali pegang PDku dan bilang “ini nyunyu adek ya mi… pait,” Susu kotak 6-7x sehari. Nyunyu malem hanya 2 hari saja itupun krn terbangun dan rewel krn capek. Siang tidur dengan naik sepeda motor atau saat jalan2 keluar di gendonganku.

Tepat sebulan proses penyapihan, Aya berhasil lepas nyunyu dan asiku memang sdh habis. Setelah itu proses tidurnya menjadi gampang sekali… peluk guling dan tidurlah Aya.

No brotowali, no kunyit, no cekok jamu, no pemaksaan sapih… murni karena proses komunikasi dan pengalihan yang pas, sesuai dgn anak…

Alhamdulillah proses penyapihan ini seiring dengan toilet training. Cukup berhasil melatihnya pipis dgn bilang “pipis”… hanya sesekali saja ngompol terutama saat tdr malam. BAB yg msh takut langsung ke toilet. Lebih sering di celana. Katanya eok itu ular. Aya takut bentuknya yg pnjang spt ular. Sesekali saja mau di toilet karena dibelikan pispot bergambar princess kesukaannya.

Penggunaan diapers masih kuberlakukan kalau keluar dalam jangka waktu lama dan atau jauh yang merepotkan kalau harus pakai clodi atau training pants. Over all Aya is really cooperative and trustable (teguh akan komitmen)… Alhamdulillah…

4 Comments (+add yours?)

  1. itsuki
    Aug 06, 2015 @ 10:08:55

    danish lom bisa… T_T
    pdhl dah tak bilangin sejak 22 bln…klo nenen buat adek kecil…eh malah bilang “mboten kagem adek kecil”…
    smp bingung…pernah tak paksa buat lepas nenen…nangis g karuan…pdhl pengennya wwl…hiks…
    toilet training jg lom berhasil…
    apa coz waktu berduanya kurang ya Yu? ;(

    Reply

    • ayuseite
      Aug 06, 2015 @ 15:15:09

      Iyaa mungkin tuh waktu intens berduanya kurang jd Danis manja nya pas nenen… nglepas anak cowok aga susah memang… pngalaman ibu mertua minimal 2.5 tahun kalau ditinggal kerja… tiap hari sounding jgn capek dan kita jg tegas… kasi batas waktu.. misal 1 bulan lagi stop ya.. Danis sdh besar n mau punya adek… gantian yaa… kalau msl ga mau… yaudah mntanya brapa lama lagi lepasnya? Ditagih konsistensinya… aku sih krg setuju sama perlakuan2 pemaksaan spt dikasi pait2 atau dipaksa lepas… kalau kitanya ga siap malah bahaya… trus scr psikologis dia cari pelampiasan lain… kasian… smoga brhasil Mba… yakin bisa…

      Reply

    • ayuseite
      Aug 06, 2015 @ 15:16:36

      Toilet training Aya jg blm full bisa… cm pipis aja yg sudah terbilang sukses… BAB sama sekali belum bisa… sesekali saja mau di toilet selebihnya di celana…

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: