Safaqah islamiyah: Makna sabar

Sabar merupakan istilah dari bahasa Arab dan sudah menjadi istilah bahasa Indonesia. Asal katanya adalah “sabara”. Dari segi bahasa, sabar berarti menahan dan mencegah.

Ulama membagi kesabaran menjadi tiga;

  1. Sabar dalam ketaatan kepada Allah. Merealisasikan ketaatan kepada Allah membutuhkan kesabaran karena secara tabiatnya jiwa manusia enggan untuk beribadah dan berbuat ketaatan. Ditinjau dari penyebabnya, terdapat 3 hal yang menyebabkan insan sulit untuk sabar. Pertama karena malas, seperti dalam melakukan ibadah. Kedua, karena bakhil (kikir), seperti menunaikan zakat dan infak. Ketiga, karena keduanya (malas dan kikir) seperti haji dan jihad
  2. Sabar dalam meninggalkan kemaksiatan. Meninggalkan kemaksiatan juga membutuhkan kesabaran yang besar, terutama pada kemaksiatan yang sangat mudah untuk dilakukan seperti gibah (ngerumpi), dusta dan memandang sesuatu yang haram
  3. Sabar dalam menghadapi ujian dan cobaan dari Allah, seperti mendapatkan musibah, baik yang bersifat materi maupun nonmateri, misalnya kehilangan harta dan kehilangan orang yang dicintai.

Kiat-kiat untuk meningkatkan kesabaran

  1. Mengikhlaskan niat kepada Allah SWT
  2. Memperbanyak tilawah (membaca Al-Quran) baik pada pagi, siang, sore, maupun malam hari. Akan lebih optimal lagi manakala bacaan tersebut disertai perenungan dan penadaburan
  3. Memperbanyak puasa sunnah. Puasa merupakan ibadah yang memang secara khusus dapat melatih kesabaran
  4. Mujahadatun nafs, yaitu sebuah usaha yang dilakukan insan yang berusaha secara giat mengalahkan nafsu yang cenderung suka pada hal-hal negatif, seperti malas, marah, dan kikir
  5. Mengingat-ingat kembali tujuan hidup di dunia karena hal ini akan memacu insan untuk beramal secara sempurna
  6. Perlu mengadakan latihan-latihan sabar secara pribadi. Seperti ketika sedang sendiri dalam rumah, hendaklah dilatih untuk beramal ibadah daripada melihat acara televisi, misalnya. Kemudian melatih diri untuk menyisihkan sebagian rejeki untuk infak fi sabilillah.
  7. Membaca kisah-kisah kesabaran para sahabat, tabi’in, maupun tokoh-tokoh Islam lainnya.
Advertisements

Safaqah Islamiyah: Makna Basmalah

Seorang ulama terkemuka berkata, “Kalimat bismillahirrahmanirrahim adalah sumpah dari Allah yang Dia turunkan pada pembukaan setiap surah. Dia bersumpah kepada hamba-hambaNya seraya berfirman, “Wahai hamba-hambaKu! Sesungguhnya apa-apa yang Aku letakkan di dalam surat ini adalah benar dan Aku akan memenuhi untuk kalian apa-apa yang Aku jamin di dalam surat ini, termasuk janji baik-Ku, kelembutan-Ku, dan kebaikan-Ku.”

Ada juga ulama yang mengatakan bahwa makna basmalah adalah meminta pertolongan, yakni, “Aku meminta pertolongan atas bacaanku dan semisalnya dengan Bismillahirrahmanirrahiim.” Sebagian yang lain mengatakan bahwa ia diucapkan untuk meminta berkah saat seseorang mulai melakukan sesuatu, yakni, “Saya memulai pekerjaan ini dengan harapan mudah-mudahan aku mendapatkan berkah dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahiim…”

Bismillahirrahmanirrahiim… semoga Allah berkenan memenuhi hajat kami…amiin yaa Rabb…. 🙂