Pernahkah kau merasa…

Pernahkah kau merasa…

begitu mengharapkan dan mencintai hingga yakin akan bisa memiliki?

Pernahkah kau merasa…

ia yang kau cinta akan menjadi yang terakhir diantara sekian pengkhianatan cinta?

Pernahkah kau merasa…

ia takkan pergi dan rela berkorban apapun untukmu?

Dan nyatanya… Tak pernah nyata?

Harapankah yang terlalu besar?

Tuntutankah keniscayaannya?

Ia pergi dengan sisa cinta dan memasrahkan semua begitu saja…

Pernahkah kau merasa…

Ketika semua itu terjadi cinta yang kau rasa berubah menjadi benci dan luka?

Atas apa? Ini bukan pengkhianatan… Hanya sebuah elegi yang dibuat sendiri…

Lalu…

Kamu mendendam…

Kamu ingin melampiaskan dendam itu…

Bersyukur jika ternyata yang kau punya energi posotif untuk selalu bangkit lagi dan terus berusaha menunjukkan sisi terbaikmu untuk dirimu sendiri…

Duka itu tak boleh bertahan…

Dan tahukah kamu? Aku mengalami hal itu semua…

kesekian kalinya kegagalanku… Aku tersenyum, masygul…

Masih adakah cinta yang tulus kepadaku? Adakah cinta yang tak pernah berakhir? Selalu untuk selamanya…

***

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: