Diet…

“aduuh perutku dah buncit niih….”

“wow, pipiku jadi kayak bakpau gini…”

“iih…bajuku dah ga muat…”

Dan yang paling parah….. “Apaa??? Berat badanku naik 5 kg???”

Yaak…biasanya kalimat-kalimat keluhan itu keluar dari orang-orang yang aware akan penampilannya dan lebih tepatnya merasa gendut alias gemuk alias gembrot alias kelebihan berat badan alias overweight, ekstremnya obesitas (hehe,,,ini mah lebih dari 10 kg kali naeknya….). ^^

Solusi yang diambil pastilah: “DIET aaaah….” Hmm…sepertinya ada missword to use here.

Sebenarnya diet itu menurut sebuah kamus sebagai berikut:

diet1

n

1. (Medicine)

a. a specific allowance or selection of food, esp prescribed to control weight or in disorders in which certain foods are contraindicated a salt-free diet a 900-calorie diet

b. (as modifier) a diet bread

2. (Cookery) the food and drink that a person or animal regularly consumes a diet of nuts and water

3. regular activities or occupations

vb

(Cookery) (usually intr) to follow or cause to follow a dietary regimen

[from Old French diete, from Latin diaeta, from Greek diaita mode of living, from diaitan to direct one’s own life]

Jadi intinya diet adalah mengatur asupan makanan agar tercukupi kebutuhan gizi atau nutrisinya. Diet bukan hanya untuk pembatasan makanan. Kita setiap hari melakukan diet, melakukan pengaturan terhadap menu makanan kita. Nah…masalahnya apakah sudah benar apa yang kita makan itu? Sudah cukupkah dengan kebutuhan kita? Sesuaikah?

Kalau kita bicara DIET maka kita bicara tentang berapa kalori, berapa jumlah yang diijinkan per hari sesuai AKG (angka kecukupan gizi). Tapi sepertinya itu urusan “dietrician” (sebenernya sih dokter harus tau..tapi aku males jew pake itung-itungan gituuuu…—hate mathematics muuuuccchhhh T.T—) udah deh “kiralogi” saja yupz ..hehe…

Masalah utamanya, apa aja nih yang baik jadi asupan makanan? Bagaimana cara mengkombinasi? Trus isu sekarang tentang diet sesuai golongan darah itu gimana ya?

Iya iyaaa sabaar….aku jelaskan…hehe…(sok iyee…). Hemm… masih inget to pelajaran jaman es-de kalau asupan makanan kita harus mengandung KARBOHIDRAT (nasi, kentang, sagu, umbi, jagung), PROTEIN (daging, ayam, telur, dan ikan), LEMAK, VITAMIN (B,C yang larut air, A,D,E,K yang larut lemak),  MINERAL, dan AIR (minimal 2 liter per hari itu tidak main-main saudara-saudara….hehe). Piramida makanan, cara bacanya yang paling bawah porsi terbesar yang kita makan per hari semakin mengerucut di atas berarti semakin sedikit, dapat dilihat di gambar yang terlampir. Siklus perjalanan kecukupan nutrisi juga bisa dibaca di gambar. Intinya, sejak kita dalam kandungan sampai tumbuh dewasa membutuhkan asupan nutrisi yang cukup sehingga bisa menopang tumbuh kembang kita. Terutama tumbuh kembang otak di masa balita (gold period-nya sampai usia 3 tahun). Bayangkan saja apabila asupan tidak cukup di tiap tahapnya? Naudzubillahimindzalik…. kita harus bersyukur tidak seperti saudara-saudara kita yang kelaparan sampai kena malnutrisi.

Menurut buku Food Combining (Gunawan, 2000) dijelaskan bahwa kombinasi makanan bisa dilakukan dengan sangat baik jika sesuai dengan aturan kombinasi yang baik. Maksudnya sangat baik adalah mudah dicerna dan diserap gizinya oleh saluran pencernaan.

Jenis makanan yang dibahas di buku ini untuk kombinasi adalah sayuran, karbohidrat, dan protein (kemana lemak, mineral, vitamin, dan air?? Hehe…. mungkin maksudnya sayuran mencakup mineral dan vitamin, air jelas diluar makan besar, dan lemak kita hanya butuh sedikit [10%] bisa sudah ada di bahan yang mengandung protein).

Di buku ini dijelaskan bahwa kombinasi yang bisa dipilih adalah: sayur plus protein atau sayur plus karbohidrat. Nggak ada cerita karbohidrat plus protein atau campuran ketiganya yang biasa kita makan pada “rames-an”. Hehe…aneh ya? Bisa diikuti bisa nggak kok…^^

Oiya diet golongan darah merupakan teori baru yang didasarkan pada teori antigen antibodi. Aku juga nggak begitu jelas dengan teori yang ada tapi aku tertarik dengan pola diet yang ada. Ini deh tabel daftar kesesuaian lauk, sayur, dan  buah dengan golongan darah ABO.  Silakan dicoba….^^

No Jenis bahan makanan A B O AB
1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25

Sapi

Kambing

Ayam

Telur ayam/bebek

Ikan laut

Udang

Cumi-cumi

Kepiting

Susu murni

Susu fermentasi

Minyak kelapa

Minyak jagung

Minyak zaitun

Kacang tanah

Mete

Kenari

Tempe/tahu

Kacang hijau

Brokoli, wortel, bayam

Terong, ubi

Jus tomat

Jeruk keprok, nanas

Apel, semangka, melon, anggur, jambu, belimbing, pepaya, pisang

Bawang putih, kecap

Saos tomat, mayonaise

X

X

=

=

+=

X

X

X

X

=

X

X

+

+

X

+

+

+

+

X

X

+

=

+

+

=

+

X

X

+

X

=

X

+

+

X

X

+

X

X

+

X

=

+

+

X

=

+

=

X

+

+

=

=

+

=

X

=

=

=

X

X

+

X

X

+

=

=

+

=

=

=

=+

=

X

X

+

X

=

+

X

=

X

X

+

X

X

+

+

=

+

+

=

=+

+

=

=

+=

+

=

Aturan di atas tidak berlaku luwes dan fleksibel. Misalnya sedang bertamu atau dijamu bisa menyesuaikan dengan tuan rumah sehingga suasana perjamuan tetap nyaman.

Oke deh sekian dulu pembahasan tentang diet dan makanan (jadi lapeeer…uupz…^^).

5 Comments (+add yours?)

  1. ayuseite
    Jun 25, 2010 @ 00:22:25

    aduuh tabelnya kacaau….diurutin ndiri yak teman….maap editing-nya ga siip…hehe…

    Reply

  2. cencen
    Jul 05, 2010 @ 11:41:33

    seep..kenyang dengan buah buahan pokokke😀

    Reply

  3. unique FONT
    Jul 12, 2010 @ 06:15:33

    semangat ya!

    Reply

  4. difana
    Jul 17, 2010 @ 00:47:45

    aku sembarang gelem`e mbak…hehehe…
    (titip pesen buat adik`e sampeyan..jangan kurus2.. >_<)

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: