A Book….

Pagi pertama di rumah orangtua…. Susah kalau nganggur gini, bingung mau ngapain, berasa tak produktif. Hehe…padahal kalau lagi sibuk-sibuknya minta rehat.. dasar manusia tak pernah puas… Dengan kaki masih terpincang-pincang post jatuh 2 hari yang lalu, menuju ruang tengah. Mommy lagi sibuk nulis raport dan mengamatiku yang kerjanya cuma bengong di depan televisi dan mringis nahan sakit. Sesekali melihat hasil rontgen yang sebenarnya normal. Lebay aja nih Aye… hehe…

“Bawa ke rumah sakit aja yuk..” kata Mom

“Gak mauuu paling cuma dikasih analgetik, ga papa kok…”

“Lha kayaknya ngliat kamu kesakitan gitu…”sambung Mom

“Hehe..nunggu besok, kata radiografernya kan kalo hari ke3 ga membaik nhaa baru ketemu dokter,”kilahku

“Coba kalo kamu dapet pasien kayak gitu mau kamu apain? Terapkan pada diri sendiri…”uji Mom

“……” meringis… Dan seperti kebiasaanku kalo lagi (hampir) kena seloroh panjang lebar, mengalihkan perhatian, buka-buka deretan buku dan lain sebagainya. Mom melirikku dan bilang, “Ada buku bagus tuh di tas biru,” Mata ijo..kesenengan denger kata “buku bagus”. Tanpa ba bi bu menuju rak yang dimaksud Mom dan membuka tas biru bertuliskan Total Quality Management. Oooh rupanya habis ikut pelatihan nih Mommy. Kukeluarkan isinya, sebuah buku bertuliskan “Password Menuju Sukses, Rahasia Membangun Sukses Individu, Lembaga, dan Perusahaan” karya Dr. Sumardi, M.Sc. Masih bersegel, tanda masih baru. Baiklah, pembaca perdana. Setelah mandi dan sarapan, ku hanyut dalam buku bersampul hitam yang kupegang. Seorang pendidik sejati. Ingin share di sini semua yang tertulis di sana agar semua yang baca tulisan ini ikut terhanyut dalam bahasa penulis yang membangkitkan semangat untuk sukses. Tapi ga dapet ijin repro njuk bias kena pidana ntar… hehe… kutulis sebagian saja, recommend buat baca buku aslinya. Terbitan Esensi. Intinya, dalam buku ini tertulis bagaimana definisi sukses, menurut tiap orang tentu beda. Kemudian bagaimana mengenal potensi sekaligus kelemahan diri, cara mengembangkan potensi. Di sini disajikan 3 potensi dasar pada tiap manusia, yaitu mental, fisik, dan ketrampilan. Disajikan pula tipe tipe kecerdasan yang ada dan yang harus dimiliki oleh berbagai macam pekerja. Setelah itu dibahas kita masuk tipe manusia yang mana, pendakikah? Penikmatkah? Atau malah pecundang? Wow… Start from tiga potensi dasar manusia. Di gambar ada segitiga M-K-F. Segitiga itu sama sisi, harus seimbang ketiga bagian itu dalam diri seseorang agar bisa meraih sukses. Ada orang yang memiliki karakter M+,K+,F- atau M-, K+, F+, dan lain lain. Namun jika kita temukan M+, K+, F+ contohnya, “Luar biasa! Orang itu religious, baik, dan berjiwa social (M+), pintar dalam bisnis (K+), badannya kuat dan bugar (F+). Pantaslah tahun ini dia merebut gelar “entrepreneur muda teladan”. Ia jelas termasuk SDM unggul yang kreatif dan produktif. SDM seperti ini berpeluang besar untuk sukses dalam hidupnya.” Subhanallah, ingin dong seperti itu… (kata bisnis bisa diganti dengan keahlian yang lain, dan gelarnya menyesuaikan….^^). Tentunya juga diiringi dengan rasa syukur dan rasa optimis. insyaAllah kita semua terlahir dengan kecerdasan tertentu. Semua pun bisa dipelajari. Karena manusia terlahir untuk belajar (kecuali orang malas) dan tentunya semua orang berpeluang untuk sukses. Why don’t we take the chance?

Ini dia jenis-jenis kecerdasan yang bisa dimiliki seseorang (so..kecerdasan tidak melulu di bidang akademis…): 1. Kecedasan bahasa 2. Kecerdasan logika 3. Kecerdasan visual-ruang 4. Kecerdasan raga 5. Kecerdasan music 6. Kecerdasan social 7. Kecerdasan pribadi 8. Kecerdasan masak 9. Kecerdasan alam 10. Kecerdasan emosi 11. Kecerdasan spiritual 12. Kecerdasan keuletan 13. Kecerdasan keuangan Pastilah inginnya memiliki semua tipe kecerdasan itu, tapi manusia tak ada yang sempurna. Minimal menguasai kecerdasan yang sesuai dengan pekerjaan yang digeluti, misalnya nih seorang dokter harus punya kecerdasan logika, bahasa, social, raga, keuletan/ketangguhan. Seorang guru/dosen harus memiliki kecerdasan logika, bahasa, social, raga, emosional/spiritual, keuletan. Seorang karyawan harus memiliki kecerdasan logika, bahasa dan social. Seorang pengusaha harus memiliki kecerdasan keuangan, keuletan, emosi, bahasa, dan social. Seorang penulis harus mempunyai kecerdasan bahasa, logika, pribadi, dan keuletan. Dan lain sebagainya…… cara mengembangkan tiap kecerdasan dijabarkan dalam buku ini. Intinya, semua bisa dipelajari asal MAU dan MAMPU serta yang paling penting TIDAK MALAS dan KOMITMEN. insyaAllah… innama a’malu binniat….^^

Ada di puncak piramidakah kita sekarang (pendaki, red), atau masih berada di tahap penikmat? Atau lebih parah lagi kita hanya seorang pecundang?? Naudzubillahimindzalik, tiada kata terlambat untuk sadar, bertobat, kemudian berubah. Mari kembangkan sayap, gunakan setiap peluang yang ada. Tetap di jalan yang benar meski berliku, maybe that’s an exams for us… keep the spirit on… Ridhallah, amiiin…. ^^

1 Comment (+add yours?)

  1. latip
    Jun 25, 2010 @ 04:41:52

    Good……… I Like this😀

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: