Sebuah catatan dari Buku Simtomatologi Psikiatri…

ekanisme Pembelaan terhadap Masalah yang “Dewasa”

1. Memusatkan perhatian pada yang ada, pada yang telah dimiliki dan lakukanlah sebaik mungkin. Hindari situasi yang memperburuk keadaan dengan memikirkan hal-hal masa lalu dan mengkhawatirkan masa depan.

2. Buatlah daftar masalah yang dihadapi dan pecahkan (selesaikan) setiap masalah itu satu persatu menurut skala prioritas. Atasi dulu satu masalah sebelum menangani masalah lainnya.

3. Bila telah ditetapkan suatu pemecahan masalah, maka lakukanlah dengan segera. Jangan membuang-buang energi dengan was-was.

4. Usahakanlah agar hidup ini lebih produktif. Hindari adanya kekosongan waktu, sebab waktu yang kosong itu dapat menambah keresahan dan ketegangan.

5. Hindari cara berpikir untuk selalu menyalahkan orang lain, sebab hal ini akan menimbulkan frustasi berkepanjangan dan rasa permusuhan

6. Luangkanlah waktu setiap hari untuk beristirahat beberapa saat sebagai usaha untuk menenangkan fisik dan mental. Dalam istirahat ini pikirkanlah hal-hal yang menggembirakan atau tidak berpikir sama sekali.

7. Ciptakanlah rasa aman dan damai dengan cara mempertahankan kebiasaan2 yang telah dilakukan sehari-hari. Pertahankanlah hal ini sebaik mungkin, misalnya jam kerja, waktu makan, tidur, dan kegiatan lain.

8. Atasi semua masalah sebelum masuk tidur. Masalah yang belum ada alternatif pemecahannya atau bahkan masalah yang dapat teratasi akan selalu mengganggu tidur, akibatnya di keesokan harinya tak mungkin bangun dalam keadaan segar.

9. Biasakanlah untuk menerima dan menghadapi situasi kritis yang mungkin selalu terjadi dan tak mungkin untuk dihindari.

10. Dalam keadaan kecemasan yang dirasakan terlalu berat, berpikirlah rasional dan carilah pertolongan pada ahlinya. Hindari berpikir irrasional.

Seseorang yang terpenuhi kebutuhan dasarnya akan cenderung bisa berpikir dewasa.

Kebutuhan dasar (by Winslow):

1. Biologis (makan, minum, pakaian, perumahan, seks)

2. Sense of belonging (dimiliki dan memiliki)

3. Love and to be loved

4. Safe and security

5. Reward and to be rewarded (dihargai dan menghargai)

6. Actualization (mengembangkan diri)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: