Pemuda Tangguh..

Seorang pemuda tangguh membawa bekal ilmu dan takwa dalam menjalani onak duri kehidupan.

Orang yang berilmu adalah orang yang mau bereksplorasi, bukan Cuma dari bangku sekolah tapi juga secara informal. Ilmu itu adalah ilmu bergaul (human relation). Coba bayangkan sesorang berkepala Einstein tapi tidak bisa mengkomunikasikan apa yang dia tahu, tiada guna bukan? Sebaliknya, seseorang “komunikator” tanpa ilmu malah bisa eksis walau yang dikomunikasikan seolah tong kosong nyaring bunyinya…hehe… yang penting adalah kejujuran, empati, senyum seikhlas hati, rendah hati.

Tanamkan setingginya nilai sosial. Sebab, nilai sosial plus takwa artinya takwa yang tangguh. Ilmu plus sosial berarti ilmu yang tangguh. Seorang pemuda tangguh berarti pemuda yang memiliki ketakwaan dan kecerdasan sekaligus nilai sosial.

Salah satu bentuk sosialisasi adalah hubungan antar lawan jenis dalam sebuah ikatan rasa cinta. Dalam hal ini tentunya bagi yang siap menikah. Kalau ingin kenal cinta maka harus ada:

1. Akar à kesiapan lahir (materi) dan batin (siap menyayangi juga siap patah hati)

2. Batang à kalau sudah siap lahir dan batin maka harus bersedia bertanggung jawab

3. Daun à kalau sudah ada kesediaan untuk tanggung jwab, siaplah menikah dan menjalani bahtera rumah tangga yang saling mencintai, saling mengikhlaskan, saling member dan menerima, saling pengertian.

Selamat mencari cinta…hehe….

Bagi pria yang mencari wanita, ingatlah bahwa wanita diciptakan dari rusuk kiri (letak anatomisnya di samping, bawah ketiak) agar dilindungi dan sebagai pendamping laki-laki, dekat dengan jantung hati untuk dicintai dan disayangi. Bukan diciptakan dari tulang kepala untuk memimpin, bukan pula dari tulang kaki untuk diinjak dan diperbudak. Dalam menghadapi masalah wanita menggunakan 9 rasa dan 1 akal, sebaliknya. Maka secara kodrat wanita dan pria adalah individu yang sangat berkebalikan untuk itulah hendaknya saling melengkapi, sadari kelebihan dirinya dan sadari kelemahan diri sendiri.

Hubungan sosial yang lain adalah forum diskusi. Di saat kita harus bicara di depan forum tapi kurang percaya diri, apa yang harus kita lakukan?

· Jangan menghinakan diri sendiri!! Allah benci pada orang yang putus asa dan tidak sadar potensi diri. Yakinlah, kamu memiliki potensi untuk diketahui orang lain, bukan untuk disombongkan kok, hanya ditunjukkan agar kita eksis

· Perbaiki sikap

o Perbaiki cara bicara, hindari “ee..e..”

o Usahakan terlihat menarik dan tidak nervous

o Usahakan menyapukan pandangan ke semua peserta diskusi. Atau kalau hanya berdua fokuskan pada mata

o Hindari sikap yang membuat orang mengalihkan perhatian dari apa yang kita bicarakan

o Hindari merasa orang lain lebih tahu dari kita

Wallahua’lam, semoga bermanfaat…

Doa dulu yuk…..

Subhaanakallahumma wa bihamdika, Asyhadu allaa illaha illa anta, Astaghfiruka wa atuubu ilaik

(Maha suci Engkau, ya Allah, dan segala puji bagi Engkau. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau, aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: